Sopir TRUK Rela Antri Berjam-jam, Demi  Dapat Solar Bersubsidi Di jalan Raya SURAMADU Mutkepek

IMG-20260625-WA0045

BANGKALAN – Pemandangan antrean panjang kendaraan truk untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kembali terjadi di kawasan Jalan Raya Suramadu, tepatnya di wilayah Murkepek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

 

Sejak pagi hingga malam hari, puluhan sopir truk tampak rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan jatah pengisian solar bersubsidi. Antrean kendaraan bahkan kerap memanjang hingga ke badan jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

 

Sejumlah sopir mengaku tidak memiliki pilihan lain karena kebutuhan operasional kendaraan mereka sangat bergantung pada ketersediaan solar bersubsidi. Meski harus menunggu dalam waktu lama, mereka tetap bertahan demi memastikan kendaraan dapat kembali beroperasi.

 

“Kadang harus antre berjam-jam. Kalau tidak ikut antre, takut kehabisan solar dan pekerjaan jadi terhambat,” ujar salah seorang sopir truk yang ditemui di lokasi.

 

Fenomena antrean solar bersubsidi ini bukan kali pertama terjadi. Kelangkaan pasokan dan tingginya kebutuhan kendaraan angkutan barang sering kali menjadi penyebab utama membludaknya antrean di sejumlah SPBU. Kondisi serupa juga pernah terjadi di sejumlah wilayah Madura ketika stok solar bersubsidi mengalami keterbatasan.

 

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Pertamina dan instansi pengawas, dapat memastikan distribusi solar bersubsidi berjalan lancar sehingga tidak menimbulkan antrean panjang yang merugikan para sopir maupun pengguna jalan lainnya.

 

Selain berdampak pada waktu kerja para sopir, antrean panjang tersebut juga dikhawatirkan dapat memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Raya Suramadu Murkepek.

 

“Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan untuk mendapatkan solar bersubsidi masih terlihat terjadi di lokasi.”Pungkasnya.

Penulis:Rud
Editor : admin GAP

You cannot copy content of this page