Dapur SPPG Yayasan Nasrul Haq di Kecamatan Labang Sangat Berdampak Negatif, Dikeluhkan Warga Setempat

IMG-20260303-WA0055

 

Bangkalan, Jawatimur. Warga setempat sangat mengeluhkan dampak negatif dengan adanya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) Yayasan Nasrul Haq milik KH. Nurul Yaqin yang dikelola oleh Retno Dewi Lestari di tengah pemukiman warga desa Labang kecamatan Labang, pasalnya dapur tersebut abai terhadap dampak lingkungan dan kesehatan warga setempat. Baik dari segi kebersihan, kebisingan bahkan di duga tidak lengkap surat surat ijin resmi termasuk ijin AMDAL dan SLHS nya.(Selasa-03-03-2026).

 

Menurut masyarakat setempat yang terkena dampak polusi dan dampak limbah nya, sangat mengeluhkan karena berdampak negatif pada kesehatan nya.

 

” Dari sejak awal tidak pernah ada sosialisasi dengan warga sekitar akan keberadaan dapur SPPG di tengah pemukiman warga terdampak, keberadaan dapur ini sangat merugikan kesehatan warga di sekitanya”.keluh warga.

 

Terkait ijin dari persetujuan masyarakat dan ijin birokrasi masyarakat menduga tidak akan di miliki oleh pihak pengelola dapur SPPG di desa labang, Bangkalan.

 

“Kami sebagai masyarakat sangat terdampak, kami juga sangat menduga Secara birokrasi administrasi ijin AMDAL, SLHS nya, gak mungkin ada, ini sangat merugikan warga sekitar, dari polusi udara blower itu jelas masuk kerumah rumah warga sekitarnya, yang pasti menjadi sumber penyakit bagi warga”. Imbuhnya.

 

Warga setempat berharap kepada pemangku wilayah para pejabat yang berwenang agar memberikan tindakan tegas bagi dapur SPPG di desa labang ini,,kalau perlu di tutup permanen dan di pindah ke tempat yang tidak mengganggu bagi warga sekitar.

 

Hingga berita ini tayang rekan media, berusaha untuk konfirmasi kejelasan kepada pihak pengelola agar ada keberimbangan pada berita selanjut nya. Sementara ini rekan media belum menemukan no kontak person pengelola dapur SPPG desa Labang.

 

Penulis : AL
Editor : Admin MLS-GAP

 

You cannot copy content of this page