Kepala Desa Karpote Kecewa, Nilai Bapenda Bangkalan Tak Pahami Persoalan Pajak, Siap Tempuh Jalur Hukum
Bangkalan – media Liputan Suara Gap :
Polemik terkait pengelolaan dan transparansi pajak di Kabupaten Bangkalan kian memanas. Kepala Desa Karpote secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Bapenda Bangkalan yang dinilai tidak memahami substansi persoalan pajak yang tengah dipermasalahkan. Tanggal 6-05 -2026
Tak hanya itu, pihak desa juga menilai adanya kesan tertutup dalam penyampaian informasi kepada publik. Sikap tersebut memicu tanda tanya besar mengenai transparansi dan akuntabilitas lembaga yang seharusnya menjadi garda depan dalam pengelolaan pendapatan daerah.
“Kami melihat ada ketidakjelasan dalam penjelasan yang diberikan. Bahkan terkesan seperti menutup-nutupi fakta yang seharusnya bisa dibuka ke publik,” ujar Kepala Desa Karpote dengan nada tegas.
Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar miskomunikasi, melainkan menyangkut pemahaman mendasar terkait regulasi dan mekanisme pajak daerah. Ia menilai, jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi merugikan masyarakat serta mencederai prinsip keterbukaan informasi publik.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Desa Karpote memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum melalui Komisi Informasi Jawa Timur. Upaya ini dilakukan untuk memperoleh kejelasan sekaligus mendorong transparansi dari pihak terkait.
“Kami akan menempuh jalur hukum. Ini penting agar ada kejelasan dan tidak ada lagi ruang untuk menutup-nutupi informasi publik,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bapenda Bangkalan belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.
Kasus ini pun menjadi sorotan, mengingat pentingnya transparansi dalam pengelolaan pajak daerah sebagai salah satu sumber utama pendapatan pemerintah daerah. Publik kini menanti langkah konkret dari pihak terkait untuk menyelesaikan polemik ini secara terbuka dan akuntabel.
Penulis : Rudi Papua
Editor : admin GAP






