Warga Resah, Perbatasan Telang–Jukong–Bendebeh Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

IMG-20260504-WA0044(4)

Bangkalan — Keresahan warga memuncak akibat maraknya pembuangan sampah liar di wilayah perbatasan Telang, Jukong, dan Bendebeh. Lokasi yang seharusnya menjadi akses penghubung antarwilayah kini berubah menjadi titik kumuh yang dipenuhi tumpukan sampah berbau menyengat.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari limbah rumah tangga hingga sisa material bangunan, dibuang begitu saja tanpa pengelolaan. Kondisi ini tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sekitar.

 

“Baunya sangat menyengat, apalagi kalau siang hari. Kami khawatir ini bisa menyebabkan penyakit,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Warga menduga, praktik pembuangan sampah ini dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, baik dari dalam maupun luar wilayah. Minimnya pengawasan serta tidak adanya tindakan tegas dari pihak terkait membuat aktivitas tersebut.

 

Pembuangan sampah dilokasi perbatasan Desa TeLang, Jukong, Bendebeh,
Selain mencemari lingkungan, tumpukan sampah juga berpotensi menyumbat saluran air dan memicu banjir saat musim hujan.

 

Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret dari pemerintah desa maupun instansi terkait untuk menertibkan atau menyediakan solusi pengelolaan sampah yang layak.

 

Warga mendesak pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk segera turun tangan. Penegakan aturan terhadap pelaku pembuangan sampah liar dinilai sangat penting, disertai penyediaan fasilitas tempat pembuangan yang memadai.

 

“Jangan hanya diam. Ini sudah meresahkan. Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji,” tegas warga lainnya.

 

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kawasan perbatasan tersebut akan menjadi sumber penyakit dan konflik sosial di tengah masyarakat.

Penulis : R/Team

Editor: admin GAP

You cannot copy content of this page