Proyek Bangunan Pagar Pasar Labang, Bangkalan; Diduga Tidak Sesuai Juknis Cara Rekanan Meraup Keuntungan Besar
Bangkalan,jawa timur. Pembangunan proyek pasar Labang(pasar rebbu an), kabupaten Bangkalan, terkait bangunan pagar yang berada di area pasar labang menjadi sorotan tajam dari masyarakat setempat karena di duga tidak sesuai dengan RAB ( rencana anggaran Biaya) dan tidak sesuai dengan spesifikasi atau juknis (petunjuk teknis) rencana awal.

Dugaan bahwa pembangunan pagar pasar tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) atau spesifikasi yang ditetapkan merupakan masalah umum yang muncul di perbincangan masyarakat setempat, hingga menjadi pemberitaan media terkait proyek pemerintah di wilayah Kabupaten Bangkalan yang wajib transparan terhadap publik. Sebagai laporan informasi masyarakat hingga menjadi berita ter update, berasal dari informasi/pengawasan masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), juga media lokal, untuk menimalisir adanya dugaan penyelewengan dengan penggunaan anggaran negara (Sabtu,22-11-2025).
Hasil investigasi pada Penggunaan material dengan kualitas atau dimensi yang tidak sesuai dengan yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau juknis (misalnya, penggunaan besi beton dengan diameter lebih kecil, campuran semen yang tidak sesuai standar), dan lain sebagainya.
Adanya perbedaan antara pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan dengan yang dilaporkan dalam dokumen, seperti kedalaman pondasi yang kurang atau panjang pagar yang tidak sesuai.
Ketiadaan atau ketidakjelasan papan nama proyek menyulitkan masyarakat untuk memverifikasi detail proyek seperti nilai kontrak, sumber dana, dan pelaksana pekerjaan, sehingga menimbulkan dugaan penyimpangan.yang akan merugikan uang negara.
Informasi yanga didapat dari masyarakat terkait pembangunan proyek pasar Labang/ bangunan pagar yang diduga asal asalan dan kurang terbuka untuk publik, rakan media pun mengkonfirmasi kepada kepada kepala pasar bapak Rosadi menegaskan.
“Saya tidak begitu tahu perihal pemborong atau pemilik tender proyek nya, juga tidak ada kordinasi dengan saya”. Singkat Kepala pasar Labang.
Begitupun ketika rekan media investigasi ke lapangan tidak menemukan pemilik tender atau pengawas dilapangan, guna untuk konfirmasi sebagai acuan berita yang akurat dan berimbang. hingga berita ini tayang rekan media tetap akan mencari informasi akurat dari pemilik tender pasar Labang.
Penulis : AL/tim
Editor :Admin






